- Sekolah Nasional Terintegrasi, Hidupkan Mimpi Anak Anak di Kupang, NTT
- 14 Tahun Dukung Talenta Muda Indonesia, Kemendikdasmen Apresiasi Beasiswa SCG
- Pemerintah Perkuat Kompetensi Guru Vokasi untuk Menjawab Tuntutan Dunia Kerja
- Sebanyak 17 SNT Mulai Beroperasi, Tandai Babak Baru Pemerataan Pendidikan Bermutu
- Tinjauan Langsung BBPMP Sumbar ke Sekolah Terdampak Banjir Bandang di Kota Padang
- Filosofi Memuliakan Murid Kunci Utama dalam Aksi Pembelajaran Mendalam
- Bangun Kepercayaan Publik, Kemendikdasmen Raih Popular Government Institution Award 2026
- Saat Medsos jadi Ruang Belajar, Kemendikdasmen dan Komisi X Dorong Gerakan Humas Muda
- Kemendikdasmen dan Assemblr EDU Luncurkan ImajiNation 2026 untuk Perkuat Pembelajaran Koding dan AI
- Pemerintah Percepat SNT, Mendikdasmen Tinjau Kesiapan Lahan di Jepara
Mendikdasmen Disambut Shalawat Badar Saat Resmikan 14 Sekolah di Kalsel
Banjarbaru, 13 Januari 2026 - Pemerintah terus memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan hasil revitalisasi 14 satuan pendidikan di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Peresmian secara simbolis dilaksanakan di SMAS Al-Islam Nurul Maad, di mana dalam kunjungan tersebut Mendikdasmen hadir disambut dengan shalawat badar oleh warga sekolah.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan program unggulan Presiden Republik Indonesia untuk mendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang lebih baik. Lingkungan sekolah yang nyaman diharapkan mampu mendorong semangat belajar serta meningkatkan motivasi peserta didik.
“Sekolah yang nyaman, ruang kelas yang nyaman, diharapkan dapat menjadi lingkungan pendukung agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan memiliki motivasi yang lebih tinggi,” ujar Mendikdasmen di Banjarbaru, Senin (12/1).
Selain perbaikan sarana dan bangunan sekolah, Kemendikdasmen juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui program digitalisasi pembelajaran berupa Papan Interaktif Digital (PID). Mendikdasmen berharap bahwa kebijakan-kebijakan tersebut dapat mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang lebih bermutu.
Mendikdasmen pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah direvitalisasi secara optimal. “Kami mohon kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi agar gedungnya dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, demi memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, melaporkan bahwa pada tahun 2025, program revitalisasi menjangkau 26 PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, dan 6 SLB, dengan total bantuan mencapai sekitar Rp232 miliar.
Baca Lainnya :
- Kemendikdasmen Luncurkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman0
- Kemendikdasmen Resmi Umumkan Hasil TKA 2025, Sertifikat Didistribusikan mulai Januari 202620
- Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Berakhir, Ekosistem Pendidikan Vokasi Bermutu Terwujud0
- Pengumuman Pemenang Lomba Arsiparis Berprestasi Kemendikdasmen 20250
- Kemendikdasmen Raih Penghargaan IMPRA 2025 untuk Kampanye 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat0
“Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik dan sarana prasarana sekolah, tetapi juga pada penguatan pembelajaran adaptif, inklusif, dan bermutu untuk semua peserta didik,” ucapnya.
Kesan Warga Sekolah atas Program Revitalisasi
Guru SMAS Al-Islam Nurul Maad, Astriani, menyampaikan bahwa sekolahnya menerima bantuan revitalisasi berupa lima ruangan baru, yaitu laboratorium IPA, laboratorium komputer, UKS, ruang BK, serta toilet. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu dan pihak sekolah telah merencanakan untuk memanfaatkannya secara maksimal.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kemendikdasmen sudah memberikan kami kesempatan untuk bisa mendapatkan bantuan yang luar biasa ini. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin agar siswa-siswi kami mampu bersaing,” ungkap Astriani.
Hal senada disampaikan oleh siswa SMAS Al-Islam Nurul Maad, Ali Zubaidi. Ia mengaku fasilitas sekolah sebelumnya masih terbatas, sehingga revitalisasi ini sangat berarti bagi para siswa. “Sejak ada revitalisasi ini, kami sangat terbantu. Fasilitas jadi lebih lengkap dan sistem belajar kami jadi lebih mudah,” ujarnya.
Kepala SD Negeri Belitung Selatan 2 Banjarmasin, Emha Ridha, menjelaskan bahwa sekolahnya menerima bantuan berupa pembangunan ruang administrasi baru, toilet baru, dan rehabilitasi toilet. Ia menyebut antusiasme murid terlihat jelas, terutama terhadap fasilitas toilet yang kini jauh lebih layak. “Sekarang toiletnya bersih, terang, dan aman. Anak-anak jadi tidak takut lagi menggunakannya,” jelasnya.
Sementara itu, siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin, Muhammad Akmal Anwari, mengapresiasi bantuan rehabilitasi ruang kelas dan penambahan ruang belajar di sekolahnya yang sebelumnya kerap terdampak banjir. “Terima kasih karena kenyamanan kami untuk belajar diperhatikan sekali. Dengan adanya revitalisasi ini, kita jadi lebih nyaman untuk mempelajari apa yang kita butuhkan dalam kehidupan,” tuturnya.
Melalui program revitalisasi satuan pendidikan, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung proses pembelajaran di berbagai daerah. Pemerintah berharap, perbaikan sarana pendidikan ini dapat menjadi fondasi bagi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh peserta didik di Indonesia.
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemdikdasmen.go.id/main/blog/category/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 27/sipers/A6/I/2026, Sumber berita https://kemendikdasmen.go.id/
