- Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Mendikdasmen Ajak Pegawai Bangun Budaya RAMAH dan SANTUN
- Kick Off BTI 2026, Siapkan Generasi Unggul STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial
- Partisipasi Semesta Hadirkan Konten Digital Pendidikan Kesetaraan yang Relevan dan Bermakna
- Bangun Sekolah, Bangun Masa Depan: Mendikdasmen Tekankan Pendidikan Bermutu dan Pembentukan Karakter
- Mendikdasmen Jadikan Pancasila sebagai Fondasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Penantian Panjang yang Terjawab: Cerita Sekolah – Sekolah di Teluk Bintuni Menyambut Revitalisasi
- Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan fondasi yang menuntun langkah bangsa menuju masa depan yang adil, makmur, dan berdaulat.
- Daftar Penerima Penghargaan dan Apresiasi Malam Tasyakuran Hardiknas 2026
- SMK Mendunia, Peluang Karier Kian Terbuka dengan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri 3+1
- Edaran Sesjen Kemendikdasmen tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
26 Ruang Kelas Darurat Hadir, Murid di Sumatra Barat Kembali Belajar dengan Nyaman
Kab. Padang Pariaman, Sumatra Barat, 18 April 2026 – Disambut lagu Rukun Sama Teman yang dinyanyikan para murid, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyambangi SD Negeri 5 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, guna meresmikan 26 Ruang Kelas Darurat (RKD) di seluruh Provinsi Sumatra Barat. Pascabencana banjir yang melanda Sumatra Barat akhir November 2025 lalu, kini sebanyak 26 RKD telah berhasil dibangun Kemendikdasmen dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar.
Pada kesempatan itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa selain membangun 26 RKD, pada tahun 2026 Kemendikdasmen juga mengalokasikan Revitalisasi Satuan Pendidikan pascabencana terhadap 322 satuan pendidikan di Sumatra Barat. Dari 322 satuan pendidikan itu, sebanyak 301 sekolah akan dibangun dengan skema swakelola dan 21 lainnya akan dibangun bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
“Adapun 322 satuan pendidikan tersebut terdiri dari 84 PAUD, 169 SD, 35 SMP, 26 SMA, 4 SMK, dan 4 SLB. Hingga saat ini, realisasi pembangunan termin pertama telah mencapai 70 persen dengan nilai anggaran Rp167,53 miliar. Tentunya revitalisasi dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar di Sumatra Barat saat ini telah berjalan dengan baik,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (17/4).
Baca Lainnya :
- Super Aplikasi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Jadi Solusi Ideal Pembatasan Media Sosial Pelajar0
- Kemendikdasmen Perkuat BOSP 2026, Fokus Tingkatkan Layanan dan Mutu Pendidikan0
- Mengawali dengan Doa, Menjalani dengan Gembira: Cerita TKA di SMPN 2 Curug0
- Dukungan Semesta bagi Gelaran Mudik Asyik Baca Buku (MABB) Tahun 20260
- Idulfitri 1447 H: Kemendikdasmen Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi Karakter dan Penggerak Sosial0
Pembangunan RKD ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pendidikan, masyarakat, serta mitra strategis lainnya yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan dan rekonstruksi pemulihan pendidikan layanan pascabencana. Mendikdasmen turut mengapresiasi semangat belajar warga SDN 5 Batang Anai yang telah memanfaatkan RKD dan Interactive Flat Panel (IFP) untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD.
“Untuk seluruh murid, teruslah belajar dengan giat dan semangat. Jangan pernah menyerah dan harus memiliki tekad yang kuat untuk mencapai cita-cita. RKD ini bersifat sementara, nantinya gedung sekolah kalian akan dibangun kembali sehingga proses pembelajaran kembali normal, kembali ke ruang kelas dengan suasana aman dan nyaman,” tutur Menteri Mu’ti.
Rasa Senang Murid Kembali ke Ruang Kelas
Rasa bahagia kembali ke ruang kelas turut diungkapkan oleh Mutia, siswi kelas enam SDN 5 Batang Anai. Di depan Menteri Abdul Mu’ti, ia merasa senang kembali dapat belajar di ruang kelas setelah beberapa waktu melakukan pembelajaran di tenda darurat.
“Di RKD ini saya dan teman-teman kembali belajar dengan bangku, meja, papan tulis, dan ruang yang beratap. Kami semua senang sekali dengan RKD ini, semoga sekolah kami segera dibangun dan bisa belajar dengan normal lagi,” kata Mutia.
Senada dengan Mutia, siswa kelas lima SDN 5 Batang Anai, Fahira Romadona Putri, merasa senang mendapatkan peralatan sekolah dari Menteri Abdul Mu’ti. “Terima kasih pak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Abdul Mu’ti, sekolah kami sudah bagus lagi dan bisa belajar di kelas kembali,” ucap Fahira.
Lebih lanjut, Kepala SDN 5 Batang Anai, Gusniarti, merasa sangat bersyukur atas kehadiran 5 RKD di sekolahnya. Kala itu, bencana banjir telah merobohkan sejumlah bangunan kelas yang kini tersisa satu ruang perpustakaan. “Pengerjaan RKD ini rampung dalam waktu sepuluh hari. Kami sangat berterima kasih dengan RKD ini membuat murid kami kembali dapat belajar di ruang kelas. Semoga semua fasilitas ini membuat layanan pendidikan kami kembali pulih serta semua murid kembali ceria untuk bersekolah,” tutup Gusniarti.
Kemendikdasmen membangun 26 RKD di seluruh Sumatra Barat. Sebaran total tersebut antara lain berada di Kabupaten Agam sebanyak 21 RKD dan Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 5 RKD.*** (Penulis: Destian/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Ikram)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers. Sumber berita https://kemendikdasmen.go.id/
