- Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Mendikdasmen Ajak Pegawai Bangun Budaya RAMAH dan SANTUN
- Kick Off BTI 2026, Siapkan Generasi Unggul STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial
- Partisipasi Semesta Hadirkan Konten Digital Pendidikan Kesetaraan yang Relevan dan Bermakna
- Bangun Sekolah, Bangun Masa Depan: Mendikdasmen Tekankan Pendidikan Bermutu dan Pembentukan Karakter
- Mendikdasmen Jadikan Pancasila sebagai Fondasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Penantian Panjang yang Terjawab: Cerita Sekolah – Sekolah di Teluk Bintuni Menyambut Revitalisasi
- Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan fondasi yang menuntun langkah bangsa menuju masa depan yang adil, makmur, dan berdaulat.
- Daftar Penerima Penghargaan dan Apresiasi Malam Tasyakuran Hardiknas 2026
- SMK Mendunia, Peluang Karier Kian Terbuka dengan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri 3+1
- Edaran Sesjen Kemendikdasmen tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Hardiknas 2026: Sinergi Pendidikan Dasar–Tinggi Diperkuat, Wujudkan Pendidikan Bermutu
Jakarta, 2 Mei 2026 — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional. Pemerintah terus memperkuat transformasi pendidikan nasional secara menyeluruh, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Keberhasilan transformasi pendidikan bergantung pada kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, pendidik, pelajar, hingga masyarakat luas.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas adalah momen untuk menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan Indonesia yang bermutu. Dalam beberapa bulan terakhir, Kemendikdasmen telah membangun fondasi pendidikan melalui integrasi empat pusat pendidikan—sekolah, keluarga, masyarakat, dan media—yang menjadi basis ekosistem pendidikan nasional.
Salah satu tujuan utama dari berdirinya negara Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan yang didorong melalui pendidikan. Oleh karena itu, sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden maka dalam mewujudkan SDM yang berkualitas, semua program pendidikan mengarah pada peningkatan layanan pendidikan yang bermutu dan inklusif. Wamen Atip menyadari pentingnya peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa maka ia mengajak para pendidik di seluruh Indonesia terus meningkatkan kompetensinya. Demikian ia sampaikan selepas upacara Hardiknas di halaman Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5), dalam balutan busana adat Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- SE Sesjen tentang Penyelenggaraan Hardiknas pada Satuan Pendidikan0
- Terima Kasih Presiden Prabowo: Revitalisasi Hadirkan Kelas dan Toilet Lebih Nyaman dan Layak0
- Aplikasi Super Pendidikan RI Ini Jadi Sorotan hingga Tembus Penghargaan Global0
- BIRO UMUM DAN PBJ RAIH PREDIKAT TERBAIK I UNIT PENGOLAH ARSIP PADA PENGANUGERAHAN MENDIKDASMEN 20250
- Pendaftaran Penjaringan Data Guru Tertentu Belum Bersertifikat Pendidik Dibuka sampai 30 April 20260
Peserta upacara peringatan Hardiknas di Kantor Kemendikdasmen berasal dari tiga kementerian yakni Kemendikdasmen, Kementerian Diktisaintek, dan Kementerian Kebudayaan dengan total peserta lebih dari 500 orang. Di antaranya ada puluhan murid dari berbagai jenjang pendidikan. Para murid tampak antusias mengikuti jalannya upacara. Salah satu dari mereka adalah King Al Razqa, murid kelas 4C, SDN Kalibata 11 yang menyampaikan, “Harapannya, di Hari Pendidikan Nasional ini, harapannya semoga pendidikan di Indonesia makin maju. Untuk Bapak Presiden, terima kasih untuk pendidikan di Indonesia dan Bapak/Ibu guru kami tambah hebat.”
Selain itu, ada Esteva Nayanish Arkhandina, murid kelas 4B dari sekolah yang sama. Ia berharap semua anak Indonesia bisa bersekolah sehingga mereka bisa mencapai cita-citanya. “Harapan aku, orang-orang yang tinggal di desa punya sekolah yang bagus. Semangat belajar ya teman-teman!”
Hadir sebagai pembina upacara adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan bahwa transformasi pendidikan harus berkelanjutan hingga jenjang pendidikan tinggi dan riset. “Tema Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah ‘Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,’ merupakan arah bersama yang harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan,” ujarnya yang pagi itu menggunakan baju adat Riau, Teluk Belanga.
Menteri Brian menegaskan pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program bantuan, seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah, beasiswa afirmasi, serta dukungan pembiayaan pendidikan lainnya, guna memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal. Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan nasional melalui kolaborasi pentahelix, program magang berdampak, serta pengembangan sains dan teknologi. Fokus riset diarahkan pada bidang strategis seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi.*** (Penulis: Denty/Editor: Seno H./Fotografer: Ikram)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 340/sipers/A6/V/2026. Sumber berita https://www.kemendikdasmen.go.id/
