- Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Satpen, Dorong Budaya Digital yang Sehat
- Kemendikdasmen dan LKPP Perkuat Tata Kelola Pengadaan Digital melalui Penandatanganan SLA LPSE
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H: Membangun Karakter Gotong Royong, Kolaborasi, dan Solidaritas
- Penguasaan dan Pemanfaatan IFP Menjadi Kunci Utama Peningkatan Mutu Pembelajaran di SLB
- Kemendikdasmen Kuatkan Akurasi Data Prasarana Sekolah untuk Tuntaskan Revitalisasi
- Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh
- MPLS Ramah 2026: Hari Pertama Sekolah Jadi Gerbang Kebahagiaan Tanpa Trauma
- Partisipasi Semesta dalam Pengembangan Konten Digitalisasi Pembelajaran SPNF Tahun 2026
- Ketika Teknologi Masuk Kelas, Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental Murid
- Ketahanan Siber Pendidikan Menguat, Bug Bounty Kemendikdasmen Raih Pengakuan Dunia
Mendikdasmen Jadikan Pancasila sebagai Fondasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Jakarta, 2 Juni 2026 — Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila. Bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), semangat tersebut diwujudkan melalui komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan sebagai jalan untuk membangun generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan, Kemendikdasmen mengajak seluruh unsur masyarakat untuk terus bergerak bersama mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua, demi Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, mendapat kehormatan sebagai pembaca doa di hadapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta para pejabat negara dan undangan yang hadir baik dari unsur instansi/lembaga maupun masyarakat.
Baca Lainnya :
- Penantian Panjang yang Terjawab: Cerita Sekolah – Sekolah di Teluk Bintuni Menyambut Revitalisasi0
- Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan fondasi yang menuntun langkah bangsa menuju masa depan yang adil, makmur, dan berdaulat.0
- Daftar Penerima Penghargaan dan Apresiasi Malam Tasyakuran Hardiknas 20260
- SMK Mendunia, Peluang Karier Kian Terbuka dengan Kelas Kebekerjaan Luar Negeri 3+10
- Edaran Sesjen Kemendikdasmen tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 20260
Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” menjadi momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan.
Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan, “Pembangunan ekonomi harus menghasilkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia. Anak-anak kita, terutama yang paling lemah dan paling membutuhkan, harus memperoleh gizi yang cukup, pendidikan yang baik, dan kesempatan untuk berkembang,” ujar Presiden Prabowo dalam amanatnya di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (2/6).
Presiden juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan sebagai bagian dari strategi transformasi bangsa. Ia mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya memperkuat pembangunan manusia melalui berbagai kebijakan, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan program-program yang mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berkarakter.
Sejalan dengan amanat Presiden, Kemendikdasmen memandang nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kompetensi peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat semangat gotong royong, menghargai keberagaman, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Melalui berbagai program dan kebijakan pendidikan, Kemendikdasmen terus berupaya memastikan setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, budaya, agama, maupun wilayah tempat tinggal. Upaya tersebut merupakan wujud nyata pengamalan sila-sila Pancasila dalam dunia pendidikan sekaligus bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Usai amanat Presiden, Menteri Mu'ti memimpin pembacaan doa yang memohon rida Tuhan Yang Maha Esa agar peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk semakin meneguhkan komitmen bangsa dalam menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, falsafah hidup, dan kepribadian bangsa.
Melalui doa yang dibacakan, Abdul Mu'ti mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi membangun sumber daya manusia unggul dan mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Ia juga memohon agar seluruh kekayaan alam, keberagaman budaya, serta potensi sosial dan intelektual bangsa Indonesia dapat dikelola secara bijaksana demi sebesar-besar kemakmuran rakyat. Ia turut memanjatkan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan melalui semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong.*** (Penulis & Fotografer: Shaka)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers. Sumber berita https://www.kemendikdasmen.go.id/
