- Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Satpen, Dorong Budaya Digital yang Sehat
- Kemendikdasmen dan LKPP Perkuat Tata Kelola Pengadaan Digital melalui Penandatanganan SLA LPSE
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H: Membangun Karakter Gotong Royong, Kolaborasi, dan Solidaritas
- Penguasaan dan Pemanfaatan IFP Menjadi Kunci Utama Peningkatan Mutu Pembelajaran di SLB
- Kemendikdasmen Kuatkan Akurasi Data Prasarana Sekolah untuk Tuntaskan Revitalisasi
- Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh
- MPLS Ramah 2026: Hari Pertama Sekolah Jadi Gerbang Kebahagiaan Tanpa Trauma
- Partisipasi Semesta dalam Pengembangan Konten Digitalisasi Pembelajaran SPNF Tahun 2026
- Ketika Teknologi Masuk Kelas, Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental Murid
- Ketahanan Siber Pendidikan Menguat, Bug Bounty Kemendikdasmen Raih Pengakuan Dunia
Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan fondasi yang menuntun langkah bangsa menuju masa depan yang adil, makmur, dan berdaulat.
Dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan nyata dalam seluruh aspek pembangunan nasional, termasuk transformasi ekonomi yang berpihak kepada rakyat.
Presiden menekankan bahwa kekayaan alam Indonesia merupakan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, melalui hilirisasi, industrialisasi, penguatan koperasi, UMKM, ekonomi desa, serta tata kelola yang semakin baik. Pertumbuhan ekonomi, menurut Presiden, harus berjalan seiring dengan pemerataan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Melalui semangat Pancasila, pemerintah terus menjalankan strategi transformasi bangsa, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pembangunan sumber daya manusia, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, kuat, dan berdiri di atas kekuatan sendiri.
“Bangsa yang kuat karena persatuannya, bangsa yang makmur karena keadilannya, bangsa yang besar karena kemanusiaannya. Bangsa yang mampu menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia, bangsa yang tidak minta-minta bantuan, bangsa yang mampu membantu bangsa-bangsa lain. Mari kita jaga Pancasila, mari kita amalkan Pancasila, mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat dan bermartabat," tandas Presiden.
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming serta ratusan tamu undangan, termasuk para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI, pimpinan lembaga tinggi negara, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat setingkat menteri. Tampak hadir di antaranya yakni Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, dan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin. Sumber berita https://www.instagram.com/p/DZCURWBGo3E/?img_index=1 (instragram sekretariat.kabinet)
