- PIP, ADEM, dan Peningkatan Kesejahteraan Guru, Dukung Akses Pendidikan Merata
- Revitalisasi Sekolah 2026 Prioritaskan yang Rusak Berat, 3T, dan Terdampak Bencana
- Kolaborasi Revitalisasi Bahasa Daerah, Jaring Praktik Baik Bersama Pemda, Guru, dan Pemuda
- Kontribusi Pendidikan Vokasi di Balik Makan Bergizi Gratis
- Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan sebagai Upaya Peningkatan Literasi
- Hadiri Peresmian SPPG, Mendikdasmen: MBG Merupakan Investasi Jangka Panjang
- Kemendikdasmen Tetapkan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kearsipan
- Pemanfaatan PIP di Daerah, Perkuat Pemerataan Akses dan Dukung Wajib Belajar 13 Tahun
- Praktik Baik SPMB Jawa Tengah Jadi Sorotan di Konsolnas 2026: “No Titip, No Jastip”
- Sinergi Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK dan KRIVET untuk SMK Lebih Relevan di Era Digital
Perkuat Fondasi Pendidikan melalui Revitalisasi, Penguatan Guru, dan Pembelajaran Mendalam
Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, 17 Januari 2026 - Pemerintah terus memperkuat Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan menghadirkan sekolah yang layak, aman, dan mendukung proses belajar yang berkualitas. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian revitalisasi 10 gedung sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan SMK yang berpusat di SMAK 1 Muhammadiyah Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/1).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mengembirakan, bermakna dan memanusiakan murid.
“Pendidikan itu fondasi peradaban. Oleh karena itu, kita perbaiki pendidikan dari hulunya yakni revitalisasi gedung sekolah, digitalisasi, pelatihan guru dan pembelajaran yang mendalam, menggembirakan serta memanusiakan murid. Inilah ikhtiar bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya di hadapan para guru, kepala sekolah, murid dan pemangku kepentingan pendidikan.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi Antar-Tefa, SMK Perikanan dan Kelautan Puger Produksi 3.000 Paket MBG Enak dan Bergizi0
- TKA SD dan SMP 2026 Digelar April, Kemendikdasmen: Pemetaan Mutu, Bukan Penentu Kelulusan0
- Mendikdasmen Resmikan Lapangan dan Menutup Laga Persahabatan Bulu Tangkis Antar Kementerian/Lembaga0
- Pembukaan Pertandingan Persahabatan Antar Kementerian Perkuat Kolaborasi Lewat Bulu Tangkis0
- Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Pendidikan di Sekolah Terdampak Banjir & Longsor di Sumatra Utara0
Pada 2025, Kemendikdasmen menargetkan revitalisasi 16.171 sekolah di berbagai daerah. Sementara itu, anggaran tahun 2026 telah dialokasikan untuk melanjutkan revitalisasi 11.000 sekolah berikutnya. Program revitalisasi mencakup perbaikan laboratorium, ruang praktik siswa, fasilitas sanitasi (toilet), Unit Kesehatan Siswa (UKS), serta sarana pendukung lainnya agar sekolah menjadi ruang belajar yang aman dan menyenangkan.
Selain penguatan infrastruktur fisik, Kemendikdasmen juga mendorong digitalisasi pembelajaran dan peningkatan kapasitas guru. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan 288.186 unit Papan Interaktif Digital serta pengembangan laboratorium virtual. Secara paralel, peningkatan kompetensi pendidik didukung melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang membuka kesempatan bagi 150.000 guru untuk menyelesaikan gelar S1 dengan bantuan beasiswa.
Mendikdasmen menambahkan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak berhenti pada bangunan dan perangkat pembelajaran. Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada kualitas proses belajar di kelas melalui penguatan Pembelajaran Mendalam (deep learning). Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga secara holistik dan terpadu.
Terkait penguatan kesejahteraan dan karakter murid, Mendikdasmen menjelaskan bahwa sekolah juga menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya ditujukan untuk pemenuhan gizi, tetapi dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran karakter, seperti penanaman nilai kedisiplinan, budaya antri, kebersamaa dan rasa syukur.
Bupati Karanganyar, Robert Christanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemendikdasmen terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pembentukan karakter murid melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Kegiatan ini juga turut dihadiri anggota Komisi X DPR RI, Juliatmono, yang mendampingi Mendikdasmen bersama jajaran pimpinan daerah. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah serta berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi pendidikan di tingkat nasional.
Menutup arahannya, Menteri Mu’ti menegaskan pentingnya penguatan layanan pendidikan yang responsif dan penyederhanaan prosedur agar lebih efektif. Program revitalisasi ini diharapkan menjadi kesempatan baik bagi para guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan yang semakin bermutu bagi seluruh murid.
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers, Sumber berita kemendikdasmen.go.id
